Thursday, April 19, 2012

EARLY DEVELOPMENT OF THE NERVOUS SYSTEM

oleh: Arwinder Singh


Embriologi berasal dari kata Yunani (embryon-belum lahir dan logos-ilmu), merupakan cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio mulai dari fertilisasi pada ovum sampai dengan perkembangan fetus. Selama perkembangan minggu ketiga hingga minggu kedelapan, suatu massa yang dikenal sebagai masa embriogenik atau masa organogenesis dimana masing – masing lapisan dari ketiga lapisan embrio membentuk banyak jaringan dan organ yang spesifik. Masa yang dimulai dari awal bulan ketiga hingga akhir kehidupan dalam rahim dikenal sebagai masa janin yang ditandai oleh penyempurnaan jaringan dan organ serta pertumbuhan tubuh yang cepat.



Pada awal minggu ke 2, inner cell mass berubah menjadi epiblast (ectoderm primitif) dan hypoblast (endoderm primitif). Diawal minggu ke-3, terjadi proses gastrulasi dan terbentuk mesoderm (yang berasal dari epiblast). Gastrulasi diawali dengan dengan pembentukan primitive streak pada daerah ujung caudal embryo, primitive streak menebal pada sumbu memanjang pada permukaan dorsal epiblast yang terdiri atas sel endoderm dan mesoderm. Bagian yang paling tebal dari primistive streak disebut primitive node (Hensen’s node). Sel-sel epiblast bermigrasi kearah anterior membentuk susunan seluler yang memanjang yang disebut dengan notochord. Permukaan ectoderm dorsal pada embryo kemudian akan menebal dan memanjang yang kemudian membentuk neural plate.
Neural plate berproliferasi membentuk lekukan memanjang di garis tengah yang disebut neural groove. Sayap neural plate (neural folds) berelevasi dan melipat kearah depan, yang akhirnya bertemu dan berfusi sehingga membentuk neural tube. Sel-sel di neural groove adalah sel neuroepithelial yang merupakan sel yang akan membentuk struktur pada seluruh susunan saraf pusat. Ujung rostral neural plate nantinya akan melebar dan akan membentuk otak, sedangkan ujung caudalnya akan membentuk medulla spinalis. Sementara rongga yang terbentuk, akan berkembang dan menjadi sistem ventrikel. Ectoderm dipinggir neural folds membentuk sel-sel yang dinamakan neural crest, yang akan terus tumbuh dan membentuk elemen utama dari sistem saraf perifer. Seiring dengan terbentuknya neural tube, primitive streak semakin berkurang peranannya.
Batas lateral neural folds tumbuh kearah medial dan bersatu (fusi) di garis tengah untuk membentuk neural tube, yang kemudian terpisah dari ectoderm. Fusi diawali di daerah servikal pada hari ke-21 dan terus berlangsung sampai neural plate lengkap menjadi neural tube. Penyatuan ini dimulai pada daerah cervikal dan berjalan ke arah sefalik dan kaudal. Saat penyatuan ini dimulai, bagian terbuka dari neural tube membentuk neuropore anterior dan posterior yang berhubungan dengan rongga amnion. Penutupan neuropore anterior terjadi pada tingkat 18-20 somit (hari ke-25), penutupan neuropore posterior terjadi 2 hari kemudian.

Ujung sefalik dari neural tube memperlihatkan tiga buah pelebaran, vesikel otak primer : a) prosencephalon atau forebrain, b) mesencephalon atau midbrain, c) rhombencephalon atau hindbrain. Serentak membentuk dua fleksura : a) fleksura cervikalis pada perbatasan hindbrain dan medula spinalis, b) fleksura sefalik pada daerah midbrain.
Ketika embrio berumur 5 minggu, proencephalon terdiri atas dua bagian ; a) telencephalon, dibentuk oleh bagian tengah dan dua penonjolan lateral, hemisfer serebri primitif, dan b) diencephalon, ditandai dengan pembentukan vesikel mata. Mesencephalon dipisahkan dari rhombencephalon oleh sebuah alur yang dalam yaitu isthmus rombencephalik.
Rombencephalon juga terdiri dari dua bagian : a) metencephalon yang akan membentuk pons dan cerebellum dan b) myelencephalon. Batas antara kedua bagian ini ditandai oleh fleksura pontis.

Rongga medula spinalis, kanalis sentralis, bersambungan dengan vesikel otak. Rongga rhombencephalon dikenal sebagai ventrikel 4, rongga diencehalon sebagai ventrikel 3 dan rongga pada hemisfer serebri sebagai ventrikel lateral. Rongga pada mesencephalon menghubungkan ventrikel 3 dan 4. Rongga ini menjadi sangat sempit dan selanjutnya dikenal sebagai aquaduktus Sylvii. Ventrikel lateral berhubungan dengan ventrikel 3 malalui foramen interventrikularis Monro.

Daftar Pustaka
T.W Sadler, Langman’s Medical Embryology. 9th edition. Central Nervous System page 433-483. Williams and Wilkins.
O’Rahilly R, Muller F. The Embryonic Human Brain. 3rd edition. Wiley-Liss. USA. 2006

Dias Mark S, McLane David G. Normal and Abnormal Early Development of the Nervous System in A.A.N.S Pediatric Neurosurgery. Page 31-46. 4th ed. W.B Saunders. New York. 2001

Rao. S Mahendra. Developmental Neurobiology. 4th ed. Page 1-18. Kluwer Academic/Plenum Publishers. New York. 2005

0 comments:

Post a Comment

 

Template by NdyTeeN